Chapter 104: Bab 104: Operasi Kepolisian Dimulai | Starting With The Sefirah Castle In The Anime World
Chapter 104: Bab 104: Operasi Kepolisian Dimulai
104: Bab 104: Operasi Kepolisian Dimulai
"Aku akan mengantarmu pulang dulu."
"Tujuan untuk keluar telah tercapai, dan tampaknya polisi telah tiba."
Mata Ren memastikan beberapa kapal baru berlabuh di pelabuhan. Sejumlah besar petugas berpakaian preman turun dari kapal, di antaranya Inspektur Megure Juzo.
Polisi telah memasuki Pulau Tsukikage, dan operasi akan segera dimulai.
<!--more--><!--novelstealer x ruidrive-->Menyadari hal ini, Ren segera meraih tangan kedua gadis itu dan mempercepat langkahnya.
"Polisi akan segera mulai memverifikasi lokasi kami."
"Sejumlah besar petugas kemungkinan akan mulai menyisir seluruh pulau, dengan hotel pemandian air panas sebagai basis utama mereka."
"Tidak ada jaminan bahwa semua orang di pulau itu akan mematuhi dengan damai."
"Kita harus segera kembali."
Memahami urgensi situasi tersebut, baik Ran maupun Sonoko mengikuti arahannya dan berlari menuju hotel.
Kiri kapal
Beberapa kapal polisi berlabuh di pelabuhan, menghentikan proses registrasi yang biasa dilakukan.
"Polisi?"
Para staf di pelabuhan menatap orang-orang yang tampak mengintimidasi di hadapan mereka. Ketika mereka memperlihatkan lencana polisi mereka, para pekerja tampak gelisah.
"Kesunyian."
"Seluruh pekerjaan harus dihentikan segera. Seluruh staf pendaftaran, berkumpullah."
Perintah mendadak itu menimbulkan gelombang keresahan di kalangan pekerja.
"Mengapa?"
Begitu pertanyaan itu keluar dari mulutnya, dua petugas meletakkan tangan mereka di sarung pistol.
"Jangan bergerak!"
Para petugas dengan cepat mengeluarkan senjata mereka, mengarahkannya ke petugas pendaftaran.
"Angkat tangan! Atau kami akan menembak!"
Wajah pekerja itu memucat, dan dia dengan cepat mengangkat kedua tangannya.
"Pak Polisi, saya bukan penjahat!"
"Diam. Tetap tenang."
Para petugas di sekitarnya saling bertukar isyarat tanpa suara, dan tak lama kemudian, seluruh pasukan Kepolisian Metropolitan langsung bertindak.
Terlepas dari apakah mereka personel kunci atau bukan, pihak berwenang tahu bahwa pasti ada pengedar narkoba di antara mereka yang mengelola gerbang keberangkatan. Mengamankan area registrasi adalah langkah pertama.
"Periksa catatan masuk untuk Pulau Tsukikage dan verifikasi kedatangannya."
Setelah gerbang pendaftaran benar-benar diamankan, Megure Juzo segera mulai mengeluarkan perintah.
"Pastikan tidak ada yang lolos."
"Tahan seluruh staf pendaftaran dan sita semua perangkat komunikasi."
Para petugas yang terlatih dengan baik dengan cepat mengamankan area tersebut.
Setiap petugas pendaftaran, tanpa memandang peran mereka, ditahan untuk diinterogasi.
Situasi terkait para pengedar narkoba masih belum jelas.
Kepolisian Metropolitan perlu mengambil kendali sebelum para penjahat sempat bereaksi.
Adapun warga sipil lainnya, penyelidikan yang lebih menyeluruh akan dilakukan kemudian.
Langkah-langkah pengendalian ketat diperlukan untuk mencegah tindakan nekat dari para pengedar narkoba.
Warga biasa Pulau Tsukikage juga membutuhkan perlindungan polisi.
Namun, yang lebih penting, mereka harus memastikan bahwa tidak ada pengedar narkoba yang menargetkan para wanita muda berpengaruh yang dapat memengaruhi perekonomian masa depan negara tersebut.
"Inspektur Megure, saya telah menemukan catatan masuk dan mengkonfirmasi lokasinya."
Sato Miwako datang sambil membawa buku registrasi.
Di dalamnya, tercantum kedatangan Shinomiya Kaguya dan yang lainnya, beserta tujuan kunjungan dan penginapan sementara mereka.
Setelah memastikan detailnya, Megure menghela napas lega.
"Petugas Sato, segera kerahkan tim SWAT untuk mengamankan mereka."
"Bergeraklah cepat!"
"Dipahami!"
"Tim SWAT, ikuti saya!"
Lebih dari selusin petugas bersenjata lengkap melangkah maju.
Mereka mengenakan rompi anti peluru, membawa perisai anti huru hara, dan menyandang senapan mesin ringan di punggung mereka.
Pistol diselipkan di pinggang mereka, dan bahkan granat pun disiapkan sebagai tindakan pencegahan.
Tim SWAT dengan cepat mengatur posisi dan mengikuti Sato Miwako menuju hotel pemandian air panas.
Sementara itu, Megure mengeluarkan radionya dan menghubungi atasannya.
"Inspektur Matsumoto, kami telah memastikan lokasi mereka."
"Tim SWAT telah dikerahkan untuk mengamankan mereka."
"Bagus sekali."
"Pertahankan kendali atas Pulau Tsukikage. Penjaga Pantai akan segera tiba sebagai bala bantuan."
"Memastikan keselamatan warga sipil dan mencegah para pengedar narkoba mengetahui operasi kita."
"Dipahami!"
T/N: Bab ini sedikit lebih pendek karena saya menghapus beberapa hal, jangan khawatir, saya akan menggantinya dengan satu bab tambahan.